KITA AKAN TERUS HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN TEROR BOM

noordinSudah kita duga, teroris yang tewas di Temanggung bukanlah Noordin M Top melainkan Ibrohim. Namun demikian, saya tetap memberi apresiasi tinggi pada Polri yang telah mengungkap dan mencegah kejadian yang lebih hebat, yaitu rencana pemboman terhadap kediaman SBY. Dengan berhasilnya penyergapan di Bekasi dan di Temanggung, minimal Densus 88 sedikit bernafas lega, karena berkurangnya anggota teroris yang terlibat.
Dengan lolosnya Noordin M Top, perjalanan kita terasa masih panjang. Teror bom akan terus menghantui sebagian besar bangsa Indonesia. Mengapa disebut sebagian besar ? Kenyataannya, pendukung Noordin M Top terus saja ada, bukan hanya melindungi, ada sebagian kecil masyarakat kita berani berkorban dan menjadi pendukung sampai mati. Pelaku-pelakunya pun masih muda-muda dan orang-orang baru. Lepas dari pendapat mereka telah jadi korban atau tidak. Bukankah ini di luar dugaan kita ? Artinya, doktrin-doktrin Noordin sangat mudah diterima oleh generasi muda yang memang masih mencari jati dirinya. Begitu mudahnya Noordin menanamkan idelologi kepada sasarannya.
Menurut pengamat terorisme, Noordin sudah regenerasi. Artinya, tanpa Noordin pun persitiwa teror bom masih tetap berlanjut. Bahkan targetnya, minimal setahun sekali ada peledakan bom. Sasarannya sudah terpola, segala fasilitas, tempat-tempat yang memberikan kesan / simbol Amerika atau sekutunya atau tempat berkumpulnya orang Barat. Sayangnya, korbannya tidak hanya orang Barat tetapi juga warga Indonesia. Tetapi, siapa pun korbannya, tetap saja itu manusia, yang tetap memiliki hak untuk hidup.
Nampaknya, kita akan terus hidup berdampingan dengan bom di sekitar kita. Dan mungkin juga akan terbiasa mendengar bom meledak di mana-mana. Jadi tidak ada bedanya dengan hidup di jaman perang. Perang melawan teror bom. Jika benar pengakuan Noordin atau pendukungnya tentang alasan meneror dan Noordin CS masih bersikukuh dengan ideologinya dan aksinya maka bom masih terus berlanjut di Indonesia. Hal ini karena (berdasarkan analisis pengakuan mereka yang telah tertangkap dan dihukum):

  1. Aksi Amerika di Afganistan terus berlangsung, padahal ini adalah alasan teroris ’memburu’ warga Amerika di mana saja, terutama di Idnonesia.
  2. Sikap Amerika yang dianggaap terus membela Israel dan berkonflik dengan Palestina.
  3. Amerika nampaknya masih terus mendukung Israel, karena kontribusi Israel yang besar dalam perekonomian AS.
  4. Sistem keamanan Indonesia yang begitu longgar, terutama setelah dicabutnya undang-undang intelegen yang membentengi kegiatan subersif dan terorisme. Lain dengan Malaysia yang begitu ketat.
  5. Mungkin ini adalah konsekuensi dari negara demokrasi, siapa saja boleh berpendapat beda, bebas berkumpul, dll.
  6. Usaha Obama untuk ’bersahabat’ dengan Islam belum terlihat secara nyata, bahkan terkesan hanya basa-basi, tidak tulus dan tuntas. Selama usaha Obama ini belum berhasil, dan politik luar negerinya tidak berubah secara signifikan, apalagi gagal, maka teroris terus berkobar di Indonesia. Konflik yang terjadi di Afganistan dan Iraq menjadi pembenar bagi teroris untuk melakukan terornya di Indonesia.
  7. Ditengarai Osama bin Laden ikut berperan dalam peristiwa Bom di Indonesia, karena doktrin-doktrin Noordin sama persis yang disampaikan Bin Laden.
  8. Jadi, biar anda tidak terlalu stress, mungkin perlu membiasakan hidup berdampingan dengan bom. Kita memang seperti dalam suasana perang. Supaya tidak terkena bom, hindari kegiatan, atau berada di tempat-tempat seperti yang diterangkan di atas. Tentu saja harapan kita, ini akan segera berakhir. Terus terang saya salah satu orang yang stres memikirkan kejadian bom yang masih terjadi. Mungkin benar pendapat mereka yang menentang teror bom ini, yang selalu mengatakan ’kami tidak takut dan gentar dengan terormu’. Anda termasuk yang mana ?

Perihal Bu Ambar
Sri Ambarwangi, S.Pd adalah guru Seni Budaya SMK 1 Pringapus Kabupaten Semarang. Media Web Blog ini adalah sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SMK1 Pringapus khususnya mata pelajaran Seni Budaya.

One Response to KITA AKAN TERUS HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN TEROR BOM

  1. Bernardia Vitri mengatakan:

    saya termasuk orang yang berpegang teguh pada prinsip kedamaian… kita butuh kedamaian..tidak rusuh

Silakan isi komentar atau jawaban di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: