Mahameru dengan Bahasa Tak Jelas


Tidak tahu sudah berapa kali saya menyanyikan lagu Mahameru ini. Mungkin sejak SMA sampai saat ini selalu menyanyikan lagu ini pada setiap kesempatan, di acara resmi, resepsi, hiburan, dll. Beberapa kali lomba saya pilih lagu ini sebagai lagu pilihan. Hasilnya, tidak begitu mengecewakan, mungkin sudah 4 kali bisa memenangkan perlombaan itu mulai dari juara harapan sampai juara satu. Gak sampai nasional sih tapi lumayan.  Lagu ini memang istimewa. Lagu yang bernada minor ini jika dinyanyikan dengan penuh perasaan sungguh sangat menyentuh. Sayangnya, gak tahu karena apa tahun kemarin saya “kecelakaan”. Lagu itu bisa sangat jelek terdengar. Menurut Pak Harto dan lagu ini sangat aneh terdengar saat dinyanyikan pada acara resepsi Dies Natalis di Unnes. Mungkin karena penonton yang begitu banyak di Gedung Auditorium Unnes saya jadi lupa syairnya pada awal lagu, mungkin satu bait. Dari pada saya berhenti padahal musik pengiring  jalan terus maka saya putuskan syaiornya saya ganti dengan bahasa lain (gak tahu bahasa apa) yang pasti gak ada yang mengerti artinya. Pak Harto pun tanya, “Kamu syairnya diganti bahasa apa?”  Saya jawab bahasa binatang.

Perihal Bu Ambar
Sri Ambarwangi, S.Pd adalah guru Seni Budaya SMK 1 Pringapus Kabupaten Semarang. Media Web Blog ini adalah sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SMK1 Pringapus khususnya mata pelajaran Seni Budaya.

Silakan isi komentar atau jawaban di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: