SEMARAK LOMBA NASIONALISME DAN KARAKTER BANGSA PROVINSI JAWA TENGAH

Tak dipungkiri kegiatan penanaman rasa nasionalisme dan karakter bangsa yang sedang semarak dilaksanakan di Provinsi Jawa tengah ini karena  ide Bubernur Jateng Bibit Waluyo  atas keprihatinan terutama generasi muda terhadap semangat  atau rasa nasionalisme dan karakter anak-anak yang mulai luntur.

Banyak anak-anak yang sudah melupakan jati diri kita, tak lagi menghargai guru, orang tua, bangga dengan negaranya dan lain-lain. Kejadian-kejadian yang melibatkan anak-anak dalam kerusuhan, tawuran, melawan guru adalah contohnya. Pak Bibit selalu berkata negeri ini akan hancur jika semangat nasionalisme terus terkikis. Kita harus sadar bahwa negeri ini adalah majemuk tidak ada cara lain untuk mempersatukan bangsa  kecuali saling menghormati dan menghargai atas perbedaan. Oleh karena itu,  Pancasila harus diamalkan secara benar.

Jika Anda selalu mendengar dikumandangkannya lagu-lagu perjuangan di sekolah-sekolah, lomba-lomba gerak dan lagu anak-anak usia dini di mana anak-anak  berlenggak-lenggok menari dan menyanyikan lagu-lagu yang bertemakan nasionalisme dan anak-anak SD sampai sekolah menengah yang membawakan

lagu-lagu perjuangan, itu adalah salah satu kegiatan penanaman rasa nasionalisme melalui seni. Masa usia dini adalah masa peka-pekanya anak terhadap lingkunga. Dalam bahasa,  masa usia dini disebut masa kritis (critical period)  sekaligus disebut juga masa-masa emas (golden age) di mana anak akan menyerap dengan mudah apa saja yang ingin kita tanamkan pada anak.

Menyaksikan kegiatan lomba-lomba nasionalisme pada tingkat TK ini membuat

hati bangga. Betapa mereka sangat menikmati, bergembira dan bangga dengan bangsanya.

Yel-yel yang sedang semarak di lingukungan anak-anak sekolah adalah ABITA, singkatan dari  Aku Bangga Indonesia Tanah Airku. Lihatlah betapa semangatnya mereka di tempat-tempat lomba luar biasa, berteriak dan bergembira menyerukan kata-kata “Abita…abita… Merah Putih… Ya…..”  Ada rasa terharu saat kita menyerukan kata-kata itu sambil menatap  Sang Saka Merah Putih.


Sama terharunya saat saya menyaksikan dan menyimak lagu Bendera yang dibawakan oleh kelompak vokal dari SMP 9 Purwokerto saat penutupan acara

Penampilan Juara I, SMP Negeri 9 Purwokerto

lomba di LPMP tanggal 28 Oktober 2011 kemarin.  Lagu yang diaransemen sangat apik itu  dibawakan peserta yang kebetulan menjadi juara satu lomba

tersebut dengan sangat memukau dan membuat bulu kuduk berdiri terutama jika jika mampu menghayati makna lagu itu. Barangkali benar yang disampaikan Ka Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan bahwa Jawa Tengah adalah gudangnya prestasi, termasuk bidang seni. Beberapa kali Jateng menjadi juara umum di tingkat nasional.

Yang sangat membanggakan dalam kegiatan ini adalah meratanya kemampuan musikalitas dan mutu penyajian mereka terutama jenis vokal grup. Kalau dulu pemenang lomba hanya didominasi daerah tertentu seperti Kota Semarang, Klaten dan Salatiga, kali ini telah menyebar di kabupaten lain. Lihatlah Juara satu tingkat SMP dimenangkan oleh SMP dari Purwokerto, sementara Kota Semarang  hanya menduduki peringkat 4, sementara  Klaten pada urutan 3. Yang juga menjadi kejutan adalah SMP dari Kendal. Tak diduga penampilan kali ini memang luar biasa, sayang  garapan aransmennya masih kalah dengan Purwokerto. Sulit dibayangkan bagaimana pembimbing melatih anak-anak mereka untuk membawakan  aransmen yang begitu rumit. Pasti karena apresiasi dan  semangat luar biasa mereka untuk melakukan itu.

Pada tingkat SLTA masih didominasi oleh peserta lama yaitu Kota semarang. SMA 11 Semarang sebagai juara satu sementara SMA Satya Wacana Salatiga sebagai runner up-nya. Yang juga mengejutkan adalah SMA dari Kebumen yang mampu menembus barisan pememang dengan menduduki juara ke tiga.  Nominal hadiah yang berjumlah Rp 9.000.000,00 bagi juara satu juga menjadi daya tarik tersendiri yang membuat mereka berusaha tampil maksimal.

Yang juga membuat saya bangga adalah sebagian besar para pemenang maupun 10 besar adalah teman-teman saya yang juga lulusan Jurusan Musik di Universitas Negeri Semarang.  Ah… seandainya saya punya kesempatan untuk membimbing seperti mereka.

Namun demikian saya masih terhibur dengan menjadi oficial anak saya sendiri. Saya punya kesempatan menyaksikan kegembiraan mereka di event-event seperti ini. Alhamdulilah anak saya (Bayu)  yang masih duduk di SD ikut

Bayu, juara II

berpartisipasi pada kegiatan ini dan mendapat juara 2 pada jenis solo vokal dengan mendapat piala dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah. Penampilan dia memang belum maksimal. Waktu  yang diberikan Dinas Kabupten untuk mewakili Kab Semarang ke tingkat provinsi memang hanya sedikit, kurang lebih 6 hari. Itu pun masih harus dibagi waktunya untuk  latihan dengan jenis lomba Mapsi tingkat kabupaten yang juga sedang diselenggarakan dalam satu minggu ini.

Bayu

Beruntunglah,  dua jenis dua jenis lomba lain yang dia ikuti,  berhasil dimenangkan semua   (juara 1) yaitu macapat dan rebana, masih ditambah piala vokalis terbaik putra. Kasihan dia,  saya kembali kuatir dengan keadaan kesehatan dan psikologisnya,

Tampilan SD Ungaran 01, 03, 06 

karena dia pernah mengalami tingkat kejenuhan yang luar biasa  dan tak semangat melakukan kegiatan apapun termasuk belajar. Apa yang harus saya lakukan ?   Beruntunglah sampai saat ini dia masih menikmati kegiatan ini, apa lagi kalau tahu hadiahnya cukup besar. Mudah mudahan akan membuat kebaikan buat dia untuk mengembangkan dirinya.

Perihal Bu Ambar
Sri Ambarwangi, S.Pd adalah guru Seni Budaya SMK 1 Pringapus Kabupaten Semarang. Media Web Blog ini adalah sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SMK1 Pringapus khususnya mata pelajaran Seni Budaya.

2 Responses to SEMARAK LOMBA NASIONALISME DAN KARAKTER BANGSA PROVINSI JAWA TENGAH

  1. harry mengatakan:

    bu saya bisa minta poster ABITA yang versi corel tidak ya…??? trims

Silakan isi komentar atau jawaban di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: